Faktor-Faktor Penyebab Kerusakan Koleksi Tercetak di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Boyolali

  • Intan Enjie Saputri Universitas Sebelas Maret
  • Nurlistiani Universitas Sebelas Maret

Abstract

Sebagai salah satu jenis koleksi perpustakaan yang paling rentan mengalami kerusakan, koleksi tercetak perlu perhatian lebih dalam upaya pelestarian koleksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab kerusakan koleksi tercetak, serta upaya pencegahan dan perbaikan kerusakan koleksi tercetak di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Boyolali. Metode yang digunakan yaitu kualitatif bersifat deskriptif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kerusakan koleksi tercetak di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Boyolali disebabkan oleh faktor internal yang berasal dari kualitas kertas dan lem perekat, serta faktor eksternal yang berasal dari faktor lingkungan, seperti paparan cahaya, suhu dan kelembaban, debu serta faktor manusia dari pengguna perpustakaan. Pencegahan kerusakan koleksi tercetak dilakukan dengan memasang kaca film dan tirai, menghidupkan AC dengan suhu 20° Celcius selama jam layanan, membersihkan debu pada koleksi, mengatur jarak koleksi, pemberian kapur barus, memasang poster peraturan perpustakaan, menyediakan kotak khusus pengembalian koleksi, serta memasang fire sprinkler. Perbaikan kerusakan koleksi tercetak dilakukan secara mandiri oleh pustakawan dengan membedakan tingkat kerusakan menjadi tiga, yaitu kerusakan ringan, kerusakan sedang, dan kerusakan berat. 

Published
2026-01-30
How to Cite
Saputri, I. E., & Nurlistiani. (2026). Faktor-Faktor Penyebab Kerusakan Koleksi Tercetak di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Boyolali. Baitul ’Ulum: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi, 9(2), 57-74. https://doi.org/10.30631/baitululum.v9i2.287